Ini Jenis Olahraga yang Tepat untuk Penderita Osteoporosis

Osteoporosis (tulang keropos) adalah penyakit tak bergejala dan berlangsung lama yang disebabkan oleh hilangnya kepadatan tulang secara perlahan-lahan.

Jika tidak dideteksi dan diobati lebih awal, tulang akan menjadi semakin lemah dan rapuh sehingga lebih rentan mengalami patah tulang.

Patah tulang akibat osteoporosis dapat menimbulkan rasa nyeri dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi, bahkan dapat menimbulkan kematian.

Kebiasaan minum alkohol dan merokok, kurang asupan kalsium dan vitamin D, kurang aktivitas fisik dan lain-lain; membuat laki-laki memiliki risiko osteoporosis sama seperti perempuan.

Di samping itu, gangguan makan dan latihan fisik berlebihan seperti pada perempuan muda yang aktif berolah raga, balet, senam, dan lain-lain, yang sangat mementingkan berat badan rendah; membuat perempuan muda pun tak lepas dari risiko osteoporosis.

Oleh karena itu, sudah semestinya saat ini kita harus mulai peduli terhadap osteoporosis, terlebih bila kita termasuk dalam individu yang berisiko.

Aktif bergerak dan berolahraga merupakan salah satu cara mencegah penyakit osteoporosis, penurunan massa tulang yang membuat tulang menjadi tipis, rapuh dan mudah patah.

Setelah menderita osteoporosis, olahraga juga tetap perlu dilakukan meski dengan kehati-hatian karena kondisi tulang yang sudah rentan.

Dokter Spesialis, mengatakan ada senam khusus bagi penderita osteoporosis yang ditujukan untuk melatih individu agar tidak mudah jatuh.

Olahraga bagi penderita osteoporosis,meliputi latihan keseimbangan, latihan beban dan aerobik untuk menguatkan tulang, otot dan sendi.

Selain berolahraga, penderita osteoporosis harus menyehatkan gaya hidup dengan mengonsumsi nutrisi dalam jumlah cukup serta minum susu secara teratur.

Untuk Anda yang belum mempunyai keluhan soal osteoporosis ini atau ingin mencegahnya dari sekarang, bisa menggunakan alat terapi kesehatan bernama Luvina.